Perawatan & Prosedur
Kapan gigi masih bisa diselamatkan dan kapan sudah harus dicabut
Yang menentukan bukan seberapa sakit giginya, melainkan seberapa banyak struktur gigi yang masih tersisa dan sesehat apa jaringan penyangganya.

Ditinjau oleh
Pertanyaan ini hampir selalu muncul pada kunjungan yang sudah terlambat: apakah gigi ini masih bisa diselamatkan, atau harus dicabut? Jawabannya tidak ditentukan oleh tingkat nyeri, dan tidak dapat ditentukan tanpa pemeriksaan beserta foto rontgen.
Empat hal yang dinilai
Berapa banyak struktur gigi yang masih tersisa. Gigi yang masih memiliki dinding cukup tebal dapat dibangun kembali dengan tambalan besar atau mahkota. Gigi yang sudah hancur sampai di bawah garis gusi hampir tidak menyisakan bagian untuk dipegang.
Kondisi jaringan penyangga. Gigi yang mahkotanya masih baik tetapi tulang penyangganya sudah banyak berkurang bisa tetap tidak dapat dipertahankan. Sebaliknya, gigi yang rusak berat tetapi tulangnya masih kuat sering masih bisa diselamatkan.
Kondisi akar. Akar yang retak vertikal umumnya tidak dapat dipertahankan, karena retakan itu menjadi jalan masuk bakteri yang tidak dapat ditutup. Retakan seperti ini sering baru terlihat saat gigi diperiksa lebih dekat setelah tambalan lama dibuka.
Posisi dan fungsinya. Gigi yang tidak memiliki pasangan gigit dan tidak ikut mengunyah dinilai berbeda dari gigi geraham yang memikul beban kunyah terbesar.
“Masih bisa diselamatkan” bukan berarti satu kali datang
Gigi yang sarafnya sudah terinfeksi dapat dipertahankan dengan perawatan saluran akar. Perawatan ini berjalan dua sampai tiga kunjungan berjarak 7–10 hari, dan pada gigi geraham umumnya diikuti pemasangan mahkota agar gigi tidak patah setelahnya.
Itu berarti mempertahankan gigi adalah keputusan yang mencakup waktu dan biaya, bukan hanya keinginan. Dokter menyampaikan keduanya sebelum perawatan dimulai supaya Anda tidak berhenti di tengah jalan — dan gigi yang saluran akarnya sudah dibuka tetapi tidak pernah diselesaikan berada dalam kondisi paling rentan.
Mencabut juga bukan akhir dari perhitungan
Pencabutan terlihat lebih murah di awal, dan pada banyak kasus itu benar. Yang perlu masuk hitungan adalah apa yang terjadi setelahnya.
Setiap gigi yang dicabut meninggalkan ruang. Gigi tetangga cenderung bergeser dan gigi lawannya cenderung turun atau naik mengisi ruang tersebut. Karena itu ruang yang kosong perlu diisi kembali dengan gigi tiruan, jembatan, atau implan — dan totalnya biasanya lebih besar daripada mempertahankan gigi aslinya, dengan jumlah kunjungan yang lebih banyak.
Itu sebabnya rencana penggantian sebaiknya dibicarakan pada kunjungan yang sama dengan pencabutan, bukan bertahun-tahun kemudian ketika gigi di sekitarnya sudah bergeser.
Kondisi yang umumnya mengarah ke pencabutan
- Mahkota gigi sudah hancur sampai di bawah gusi
- Akar retak vertikal
- Gigi goyang berat karena tulang penyangga sudah banyak hilang
- Sisa akar yang tertinggal
- Pencabutan yang direncanakan sebagai bagian dari perawatan ortodonti
Pada kondisi di atas, pencabutan bukan tanda perawatan gagal. Ia keputusan yang menghentikan sumber infeksi sebelum menyebar ke jaringan di sekitarnya.
Apa yang sebaiknya Anda tanyakan
Bila dokter menyampaikan dua pilihan, ada tiga pertanyaan yang membuat keputusan Anda lebih mudah:
- Berapa perkiraan biaya keseluruhan masing-masing pilihan, termasuk penggantian gigi bila dicabut?
- Berapa kali kunjungan dan berapa lama keseluruhan prosesnya?
- Apa yang paling mungkin terjadi bila keputusannya ditunda beberapa bulan?
Ketiganya adalah pertanyaan yang wajar dan seharusnya dijawab dengan angka, bukan dengan anjuran untuk segera memutuskan hari itu.
Kapan sebaiknya diperiksa
- Gigi patah besar atau tinggal sisa akar
- Nyeri berdenyut yang datang sendiri, terutama malam hari
- Ada bisul kecil di gusi dekat gigi tersebut
- Gigi terasa goyang saat mengunyah
- Gigi berubah warna menjadi lebih gelap setelah pernah terbentur
Halaman perawatan yang berkaitan: Perawatan Saluran Akar · Cabut Gigi · Crown & Bridge
Tulisan ini bersifat informasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Kondisi setiap orang berbeda dan hanya dapat dinilai melalui pemeriksaan.

Ditinjau oleh

