Ruko Graha Cendana B-12, CilandakSenin–Jumat 09.00–20.00Sabtu 09.00–17.00021-XXXX-XXXX
TutupBuka hari ini 09.00

Kebijakan Penggunaan Foto Pasien

Berlaku sejak Juli 2026 · Terakhir diperbarui Juli 2026

Ringkasnya

Foto perawatan Anda tidak akan ditayangkan tanpa persetujuan tertulis yang terpisah dari persetujuan tindakan.

Yang ditayangkan hanya area mulut, tanpa mata dan tanpa wajah utuh, dan tidak disunting untuk mempercantik hasil.

Anda dapat menarik persetujuan kapan saja tanpa perlu memberi alasan.

Empat hak Anda

  • Persetujuan foto terpisah dari persetujuan tindakan

    Menyetujui perawatan tidak berarti menyetujui fotonya ditayangkan. Keduanya adalah dokumen yang berbeda dan ditandatangani terpisah.

  • Formulir menyebutkan di mana foto digunakan

    Formulir persetujuan menyebutkan secara spesifik: website, media sosial, atau keduanya. Anda dapat menyetujui satu dan menolak yang lain.

  • Persetujuan dapat ditarik kapan saja

    Tanpa perlu memberi alasan. Foto dihapus dari website dalam waktu yang dijanjikan tertulis pada formulir persetujuan.

  • Arsip persetujuan disimpan klinik

    Arsipnya disimpan bersama rekam medis Anda dan dapat ditunjukkan bila diperlukan.

01Foto apa yang mungkin diambil

  • Foto klinis area mulut sebagai bagian dari rekam medis: kondisi awal, tahapan perawatan, dan hasil akhir.
  • Foto rontgen periapikal, panoramik, atau sefalometri bila diperlukan untuk menentukan tindakan.
  • Seluruh foto tersebut adalah bagian dari rekam medis, dan pengambilannya tidak dengan sendirinya berarti foto akan ditayangkan.

02Batas foto yang boleh ditayangkan

  • Hanya perawatan yang tujuannya memang mencakup perubahan tampilan: ortodonti, veneer dan restorasi gigi depan, pemutihan, gigi tiruan dan mahkota pada gigi depan, serta perbaikan gigi patah.
  • Bingkai hanya area mulut. Tidak ada mata dan tidak ada wajah utuh, sehingga identitas pasien tidak terlihat.
  • Kasus bedah, luka, jaringan terbuka, dan darah tidak ditayangkan.
  • Foto tidak disunting untuk mempercantik hasil, dan foto sebelum tidak dibuat tampak lebih buruk.

03Keterangan yang selalu menyertai foto

  • Setiap kasus membawa keterangan variasi hasil dan pernyataan persetujuan yang melekat pada kasus tersebut, bukan hanya satu kali di bagian bawah halaman.
  • Alasannya praktis: kasus dapat dibagikan sebagai tautan tersendiri atau dibuka langsung dari hasil pencarian, dan keterangannya harus tetap ikut.
  • Teks alternatif setiap foto klinis juga diakhiri klausa variasi hasil, sehingga keterangan itu ikut ke mana pun markup dibaca.

04Bagaimana aturan ini ditegakkan di dalam sistem

  • Unggahan kasus baru tidak dapat dipublikasikan sebelum kotak konfirmasi persetujuan tertulis dicentang. Ini penghalang teknis pada formulir, bukan sekadar pengingat.
  • Templat kasus tidak memiliki bentuk tampil tanpa simpul keterangan variasi hasil; bila keterangan itu tidak ada, proses build gagal.
  • Tidak tersedia komponen gambar klinis mandiri di dalam sistem, sehingga foto klinis tidak dapat dirender terpisah dari keterangannya.

Keterangan yang melekat pada setiap kasus

Hasil perawatan berbeda pada setiap pasien dan dipengaruhi oleh kondisi awal, respons masing-masing individu, serta kepatuhan menjalani instruksi perawatan. Foto ditayangkan atas persetujuan tertulis pasien.

Cara menarik persetujuan

Kirim permintaan lewat WhatsApp atau sampaikan kepada front office. Foto dihapus dari website dalam waktu 7 hari kerja sejak permintaan diterima, dan kami mengirim konfirmasi setelah penghapusan selesai.

Bila Anda lebih nyaman lewat surel, kirim kehalo@aureliadental.id dengan menyebutkan nama dan perawatan yang pernah dijalani.

Catatan demoIni website demo. Nomor WhatsApp klinik masih berupa placeholder, sehingga tombol membuka WhatsApp dengan pesan yang sudah tersusun tanpa nomor tujuan.

Lihat isi pesan yang akan tersusun
Halo Aurelia Dental, saya ingin mengajukan penarikan persetujuan penggunaan foto perawatan saya.

Nama:
Nomor yang dapat dihubungi:
Perawatan yang pernah dijalani:

Lihat galeri hasil perawatan

Buat JanjiTelepon