Ruko Graha Cendana B-12, CilandakSenin–Jumat 09.00–20.00Sabtu 09.00–17.00021-XXXX-XXXX
TutupBuka hari ini 09.00

Gigi Anak

Anak takut ke dokter gigi: yang membantu dan yang justru memperburuk

Sebagian besar rasa takut anak dibentuk sebelum ia masuk ke ruang praktik. Kalimat yang dipakai orang tua di rumah menentukan bagaimana kunjungan pertama berjalan.

drg. Bagas Nurhadi di ruang tindakan lantai dasar, di samping kursi perawatan dengan meja instrumen tertutup.

Ditinjau oleh

drg. Bagas Nurhadi

Diperbarui Juli 2026 · 3 menit baca

Rasa takut pada dokter gigi jarang dimulai di ruang praktik. Ia biasanya sudah terbentuk di rumah, dari cara kunjungan itu dibicarakan. Kabar baiknya, bagian itu justru yang paling bisa diubah.

Yang membantu

Bicarakan dengan kalimat yang menggambarkan, bukan menenangkan berlebihan. “Nanti giginya dihitung dan dilihat” memberi anak gambaran yang bisa ia pegang. Kalimat itu juga benar: pada kunjungan perkenalan, gigi memang hanya dihitung dan dilihat.

Datang saat anak belum punya keluhan. Kunjungan pertama yang dilakukan saat gigi sedang sakit hampir pasti dikenang sebagai pengalaman yang tidak nyaman, karena hari itu tindakan sulit dihindari. Kunjungan perkenalan sejak gigi pertama tumbuh memberi anak kesempatan mengenal ruangan tanpa tekanan apa pun.

Datang pagi untuk anak di bawah empat tahun. Pada jam pagi mereka belum lelah dan belum mengantuk. Ini terdengar sepele, tetapi pengaruhnya besar.

Sampaikan pengalaman buruk sebelumnya kepada front office. Bila anak pernah dipaksa menyelesaikan tindakan di tempat lain, dokter perlu tahu sebelum kunjungan dimulai agar pendekatannya disesuaikan sejak awal.

Biarkan anak memegang kendali pada hal-hal kecil. Menyalakan lampu, menaikkan kursi sendiri, memilih posisi duduk. Anak yang merasa punya kendali jauh lebih jarang panik.

Yang justru memperburuk

“Nanti disuntik kalau nakal.” Kalimat ini menjadikan dokter gigi sebagai ancaman dan hukuman. Anak yang datang dengan pengertian seperti itu sudah menganggap ruangan tersebut tempat yang perlu ditakuti sebelum melihat apa pun.

“Nggak sakit kok, janji.” Bila ternyata ada yang terasa, anak kehilangan kepercayaan dua kali: pada Anda dan pada dokter. Lebih baik mengatakan bahwa akan ada bagian yang terasa aneh atau bergetar, dan bahwa ia boleh mengangkat tangan bila ingin berhenti.

Menceritakan pengalaman buruk Anda sendiri di depan anak. Anak menyerap kecemasan orang tuanya lebih cepat daripada informasi apa pun.

Menjanjikan hadiah dengan nada tawar-menawar. “Kalau berani, nanti dibelikan…” menyiratkan bahwa yang akan dihadapi adalah sesuatu yang buruk. Pujian atas hal konkret yang benar-benar ia lakukan — duduk tenang, membuka mulut saat diminta — bekerja lebih baik.

Yang dilakukan dokter pada kunjungan pertama

Pendekatan yang dipakai adalah ceritakan, tunjukkan, kerjakan. Setiap alat dijelaskan dengan bahasa yang dipahami anak, lalu ditunjukkan lebih dulu pada tangan atau kuku sebelum digunakan di mulut. Tidak ada alat yang muncul mendadak.

Pada kunjungan perkenalan, dokter menghitung gigi tanpa memakai alat tajam, dan tidak ada tindakan yang dikerjakan kecuali anak sedang kesakitan. Untuk anak di bawah enam tahun, orang tua berada di ruangan. Untuk anak yang lebih besar, dokter kadang menyarankan orang tua menunggu di luar — sebagian anak justru lebih tenang tanpa penonton.

Bila anak menolak keras

Kunjungan dihentikan dan dijadwalkan ulang. Ini keputusan klinis, bukan kegagalan.

Memaksa tindakan pada anak yang panik menciptakan trauma yang biayanya jauh lebih besar daripada satu kunjungan tambahan: anak yang dipaksa sekali sering menolak selama bertahun-tahun, dan pada saat ia akhirnya bersedia datang, kerusakan giginya sudah jauh lebih luas.

Ada satu batas yang perlu diketahui: anak dengan kebutuhan perawatan luas yang tidak dapat kooperatif sama sekali kadang memerlukan penanganan dengan bius umum di rumah sakit. Aurelia tidak menyediakan layanan tersebut dan akan memberikan rujukan.

Kenapa gigi susu tetap dirawat

Sebagian orang tua menunda perawatan karena gigi susu akan tanggal sendiri. Yang perlu diketahui: gigi susu menjaga ruang untuk gigi permanen, membantu bicara, dan infeksi pada gigi susu dapat memengaruhi benih gigi permanen di bawahnya.

Perincian tindakan gigi anak beserta rentang biayanya dapat dilihat pada halaman perawatan gigi anak.

Kapan sebaiknya diperiksa

  • Gigi pertama anak sudah tumbuh dan belum pernah diperiksa
  • Ada bercak putih atau cokelat pada gigi anak
  • Anak menghindari mengunyah pada satu sisi
  • Anak pernah punya pengalaman buruk di tempat lain
  • Gigi anak patah karena terjatuh

Halaman perawatan yang berkaitan: Perawatan Gigi Anak

Tulisan ini bersifat informasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Kondisi setiap orang berbeda dan hanya dapat dinilai melalui pemeriksaan.

drg. Bagas Nurhadi di ruang tindakan lantai dasar, di samping kursi perawatan dengan meja instrumen tertutup.

Ditinjau oleh

drg. Bagas Nurhadi

Dokter Gigi Umum · STR 3101XXXXXXXXXX

Diperbarui Juli 2026

Artikel terkait

Bila keluhan Anda mirip dengan yang dijelaskan di atas

Pemeriksaan akan memastikan penyebabnya. Anda pulang membawa penjelasan kondisi beserta perkiraan biayanya, dan keputusan perawatan tetap milik Anda.

Pesan dibalas oleh resepsionis pada jam kerja klinik. Kami akan mengonfirmasi jadwal dokter yang menangani perawatan Anda sebelum janji ditetapkan.

Catatan demoIni website demo. Nomor WhatsApp klinik masih berupa placeholder, sehingga tombol membuka WhatsApp dengan pesan yang sudah tersusun tanpa nomor tujuan.

Buat JanjiTelepon